Translate

Showing posts with label Roman Klasik Tiongkok. Show all posts
Showing posts with label Roman Klasik Tiongkok. Show all posts

Monday, 20 July 2015

Gak Hui

Judul : Gak Hui
Penulis : Liong Djan Liem
Penerbit : PT Kreasi Citra Multimedia
soft cover, buku baru (segel)
Rp 40.000
stok : 1_tersedia
sms/telp/wa : 0821 1261 1294 / Pin bb : 74F310BB

Kisah Jenderal Gak Hui atau Yue Fei. Dia adalah seorang jenderal gagah dan setia dari Dinasti Song Selatan (1127-1279). Kegagahannya sangat dikenang oleh masyarakat keturunan Tionghoa di seluruh dunia. Tak heran kalau kemudian namanya jadi sebuah legenda termashyur di kawasan Tiongkok.

Tato yang dipasang pada tubuhnya oleh sang ibu juga mengisyaratkan kesetiaan pada negara. Sebagai seorang jenderal perang, prestasi Gak Hui sangat luar biasa. Dari 126 peperangan yang dia lakoni, tak pernah sekali pun Gak Hui mengalami kekalahan. Tak heran kalau bangsa-bangsa nomaden macam bangsa Chin dan sekitarnya gentar terhadap sang pahlawan.

Sayang kemudian Kaisar Song dihasut oleh seorang menteri bejat bernama Cin Kwee (Qin Kuai). Menteri ini menfitnah Gak Hui sehingga dia harus dihukum mati. Namun di kemudian hari nama baik Gak Hui dipulihkan.

Karena kebencian masyarakat Tiongkok kepada tokoh Cin Kwee inilah, kemudian nama sang menteri diabadikan dalam bentuk makanan Cakwe. Di negara aslinya kue tersebut bernama Yu Ca-kwee (Yu Zha Qin Kuai) yang berarti kue yang di goreng dan makananya harus dipoton-potong. Masyarakat Tiongkok menganggap pejabat korup ini pantas diganjar dengan hukuman di goreng hidup-hidup lalu di potong-potong. Kisah Gak Hui sendiri banyak difilmkan dan dibukukan dari zaman ke zaman.

Wednesday, 20 May 2015

Roman Klasik Tiongkok Legenda Ular Putih

Kisah Legenda Ular Putih ini sangat menarik untuk dibaca. Kisah-kisah semacam ini sangatlah digemari dan sudah menjadi kepercayaan di kalangan Bangsa Tinghoa.
  Roman ini berlatar belakang pada Dinasti Goan (Dinasti Mongol) yang mengisahkan perkawinan seorang pemuda bernama Han Bun dengan siluman ular putih yang menjelma menjadi seorang wanita yang sangat cantik. 
  Perkawinan mereka diusik oleh Biksu Hoat Hay Siansu yang bermusuhan dengan siluman ular putih. Akhirnya siluman ular putih itu harus mengalami penderitaan ditindihi Pagoda Lui Hong Tah. Untung sahabatnya siluman ular hijau berhasil membebaskannya dari tindihan pagoda itu.
  Kami yakin bahwa di antara pembaca sudah ada yang pernah membaca ataupun mendengar kisah ini, bahkan mungkin ada yang sudah pernah menyaksikan film ataupun opera atau dramanya.
   Kisah ini memang sangat menarik hinga banyak orang penasaran ingin melihat pagoda yang digunakan untuk menindih siluman ular putih di Telaga Bara (see-ouw)
  Satu hal lagi yang membuat kisah ini tetap menarik adalah kisah ini 
terus berkembang dan mengalami perubahan-perubahan setiap edisi baru.

Diceritakan kembali : Markus As
Judul Asli : Ouw Peh Coa
isi : xvi + 272 halaman (hardcover)
Penerbit : PT Suara Harapan Bangsa
Terbitan : April 2015
Kondisi : Baru (segel)
Stok : tersedia (barang ready)

Harga Normal : Rp 120.000Rp 105.000
belum termasuk ongkos kirim

Pemesanan:
sms/wa : 0821 1261 1294
Pin : 74f310BB


Tong See Han (Permulaan Sam Kok)

Kehebatan roman sejarah Sam Kok memang sudah banyak diakui di penjuru dunia. Adu strategi dan taktik menjadikan roman Sam Kok menjadi termasnyhur.
Lalu bagaimana dengan Tong See Han? sebenarnya roman ini tak kalah hebat dengan kisah kolosal Sam Kok. Persaingan untuk merebut kekuasaan disertai intrik-intrik yang dilakukan masing-masing tokoh membuat kisah ini demikian kompleks.
Dalam kisah ini diceritakan bagaimana kaisar termasyhur Cina Cin Si Ong menaklukkan Negeri Tirai Bambu. Dia melakukan apapun demi cita-citanya termasuk menyingkirkan ayah dan ibu kandungnya. Sampai akhirnya muncul nama Hang I dan Lao Pang menjadi dua tokoh sentral yang berebut kekuasaan.

Judul: Tong See Han "Permulaan Sam Kok"
Penulis : Marcus A.S

Penerbit: PT. Suara Harapan Bangsa
Terbitan : April 2015
ukuran : 14 x 21 cm

isi : xii + 470 halaman
stok: tersedia

Harga Normal Rp 150.000
Harga Diskon Rp 125.000

Pemesanan:
Telp/sms/wa : 0821 1261 1294
Pin : 74F310BB

Monday, 4 May 2015

Roman Klasik Tiongkok Han Kho Couw



Di kalangan penggemar roman klasik Tiongkok, nama-nama seperti Co Coh, Lao Pi, Kwang Kong, Khong Beng, Sun Kwan ataupun Suma-Ie tentu sudah tidak asing lagi. Tokoh-tokoh ini memang merupakan tokoh utama dalam roman Sam Kok yang termasyur itu. Memang kehebatan Epos keruntuhan Dinasti Han ini sudah banyak diakui di penjuru dunia.
   Tapi tak banyak orang yang tahu siapa Lauw Pang atau Han Kho Couw, sang pendiri dinasti ini. Kisah hidup pendiri dinasti Han ini memang terdapat dalam dua kisah yakni Tong See Han dan Han Kho Couw. Kedua kisah ini sebenarnya mendahului kisah Roman Sam Kok. Roman Han Kho Couw ini tak kalah hebat dengan kisah kolosal Sam Kok. Persaingan untuk merebut kekuasaan disertai intrik-intrik yang dilakukan masing-masing tokoh membuat kisah ini demikian kompleks.
   Dalam kisah ini, titik berat cerita lebih kepada bagaimana cara Lauw Pang yang menjadi Kaisar Han pertama dalam mengamankan kerajaannya. Ada banyak intri dan siasat diadu dalam kisah ini. Namun dalam pemerintahannya Lauw Pang justru banyak melakukan blunder. Dia membunuh para panglima handalnya.
   Kesalahan demi kesalahan yang dibuatnya inilah yang akhirnya menyebabkan Kaisar Han Kho Couw wafat secara mengenaskan dan Dinasti Han jatuh ke tangan Lu Couw atau Lie Houw, permainsurinya.

Judul: Han Kho Couw (Permulaan Sam Kok) - Hard Cover
Diceritakan Kembali oleh: Marcus AS
Penerbit: PT Suara Harapan Bangsa
Tahun Terbit : Maret 2015
Kondisi: Baru (segel)
Kategori : Sejarah
Berat: 0,7 Kg
isi : x + 504 halaman
Stok : 2
Terjual : 1

Harga: Rp 150.000,- =Rp 120.000
Belum Termasuk Ongkos Kirim

Pemesanan:
WA: 0821 1261 1294
PIN: 74F310BB

Pengiriman:
JNE Reguler/OK

Monday, 13 April 2015

Sie Jin Kwie Paket (Ceng tang dan ceng see)




Judul : Sie Jin Kwie Ceng Tang & Ceng See

Sinopsis: Tokoh Sie Jin Kwie telah lama menjadi legenda rakyat di Negeri Tiongkok. Kisah ini tergolong sebagai kisah roman sejarah karena latar belakang kisahnya diambil dari sejarah Dinasti Tong (618-907 Masehi). Di indonesia, kisah tentang kepahlawanan Sie Jin Kwie dikenal dalam dua skuel cerita yakni Sie Jin Kwie Ceng Tang (Sie Jin
Kwie Berperang ke Timur) ini dan Sie Jin Kwie Ceng See (Sie Jin Kwie Berperang ke Barat).
  Di negeri asalnya, kisah ini dikenal merupakan kisah yang disarikan dari sejarah Dinasti Tong dengan judul Kiu Tong Sie dan Sin Tong Sie yang disusun oleh Lauw Hie dan kawan-kawan. Sedangkan di zaman Song (960-1126), kisah ini dituliskan oleh Auwyang Siu dan kawan-kawan. Kemudian tulisan ini  digubah lagi oleh Tiong Keng Jian yang hidup Pada zaman Dinasti Beng (1366-1644). Ketika itu Tio Keng Jian menggunakan nama samaran Tiong Tauw Ie So, sedangkan naskah ini belum berjudul Sie Jin Kwie Ceng Tang tapi judulnya adalah Tong Siu Kee Houw Toan atau Soat Tong Houw Toan. Konon kisah ini kemudian diedit oleh Lo Kuan Chung, penyusun Roman Sam Kok yang sangat termasnyur.

Harga 1 Paket Rp. 190.000,- 
Belum termasuk ongkos kirim

Judul : Sie Jin Kwie Ceng Tang dan Seng See
Penulis : Tio Keng Jiang dan Lo Koan Chung
Penerbit : PT Suara Harapan Bangsa
stok : tersedia 

Pemesanan:
Pin BB : 74F310BB 
wa : 0821 1261 1294 
berat 1 set (ceng see & ceng tang) : 1,3 kg

Lanjutan Sam Kok (See Cin)





Judul: Lanjutan Sam Kok (See Cin)____Soft Cover
Penerbit : PT Suara Harapan Bangsa
Kondisi : Baru (segel)
Penulis : Marcus AS
Terbitan : 2009

Harga Rp 40.000,- (Harga Normal Rp 55.000)
Belum termasuk ongkos kirim

Pemesanan :
SMS/WA : 0821 1261 1294
PIN BB : 74F310BB



Buku ini merupakan kisah lanjutan dari Roman Klasik Tiongkok, Sam Kok yang sangat termashyur di seluruh dunia. Buku ini mengisahkan bagaimana Su-ma Yam (cucu Su-ma Ie, jago strategi saingan Khong Beng) berhasil menaklukkan tiga negeri yakni Gouw, Gwie dan Siok di bawah kekuasaannya. Bahkan kemudian Su-ma Yam berhasil mendirikan Dinasti Cin Barat yang mampu mempersatukan  Tiongkok. Namun sayang dalam perjalanannya, pengaruh dinasti ini semakin surut karena adanya perebutan kekuasaan. Para tokoh yang ada dalam kisah ini rela mengadu siasat dan kepandaian demi memperoleh kekuasaan. Buku ini sangat menarik untuk di baca karena intrik yang ada di dalamnya bisa kita jadikan sebagai pembanding hidup kita sehari-hari.


Wednesday, 11 February 2015

Roman Klasik Tiongkok Lo Tong Berperang ke Utara






     Kisah Lo Tong Ceng Souw Pak atau Lo Tong berperang ke utara adalah salah satu bagian kisah epos Negeri Tong (Tang) di bawah pemerintahan Kaisar Tong Thay Cong atau Lie Sie Bin. Kisah ini merupakan kisah lanjutan dari serial Cap Peh Loan Ong atau Wa Kang yang merupakan kisah berdirinya Dinasti Tong (618-907 M) dan kisah sebelum Sie Jin Kwie Ceng Tang.

     Kisah ini merupakan kisah dimana Kaisar Lie Sie Bin yang baru naik takhta menggantikan ayahnya Li Yan, dengan gelar Tong Thay Cong ini melakukan invasi ke wilayah Utara Tiongkok, tempat bangsa Pak Hoan berada. Seperti biasa, Lie Sie Bin memimpin sendiri pasukannya. Dalam
peperangan itu, Lie Sie Bin masih didampingi oleh jago-jago tua seperti Cin Siok Po, Uttie Kiong, Thia Kauw Kim dan tentu saja penasihatnya
yang cerdas Cie Bouw Kong serta seorang pemuda gagah bernama Lo Tong.
     Diwarnai dengan kisah dendam Lo Tong terhadap seorang panglima dari Dinasti Tong dan intrik percintaan dengan panglima musuh, maka kisah Lo Tong ini tentu sangatlah menarik. Kisah ini juga sangat cocok untuk melengkapi khasanah pembaca tentang kisah-kisah roman klasik Tiongkok dari zaman Tong.

Antara Fiksi dan Sejarah
     Seperti juga kebanyakan kisah roman Negeri Tiongkok, kisah Lo Tong ini pun diperkirakan merupakan kisah campuran antara fiksi dan sejarah. Itu sebabnya kami menyebutnya sebagai sebuah kisah kepahlawanan atau epos. Di mana tokoh Lo Tong digambarkan demikian perkasa dan bisa menaklukkan musuhmusuhnya seperti juga Sie Jin Kwie dalam kisah dari Kerajaan Tong.
     Kalau kita tarik garis lurus, sebenarnya kisah Lo Tong ini memang tidak terlalu populer dibandingkan dengan kisah-kisah dari Kerajaan Tong lainnya. Karena kisah ini hanyalah sebuah bagian kecil dari cerita tentang sejarah Dinasti Tong. Namun jika pembaca ingin melengkapi seluruh roman klasik Tiongkok dari zaman Tong, tentu pembaca tidak afdol jika tidak membaca kisah ini. Karena meskipun sebenarnya kisahnya
seperti berjalan sendiri-sendiri kisah kejayaan Kerajaan Tong ini setidaknya harus diikuti dalam lima roman Tiongkok di era ini di samping kisah Sun Gouw Kong atau See Yu.
     Sebab kisah dan peranan Lie Sie Bin dalam membangun Dinasti Tong ketika menguasai Tiongkok dimulai dengan kisah Cap Peh Loan Ong atau Wa Kang, kemudian dilanjutkan dengan Lo Tong Ceng Souw Pak, Sie Jin Kwie Ceng Tang dan Sie Jin Kwie Ceng See dan akhirnya ditutup dengan kisah Hong Kiauw Li Tan.
Jika pembaca sudah membaca keseluruhan kisah ini ditambah roman See Yu, secara garis besar pembaca telah membaca seluruh riwayat berlatar belakang Negeri Tong.
     Dan kami dari Penerbit Suara Harapan Bangsa memang sudah berencana untuk menerbitkan 6 kisah dari Dinasti Tong ini untuk melengkapi koleksi Anda di rumah. Semoga buku-buku ini bisa membuat para pembaca terhibur. Dari meja redaksi tak lupa kami ucapkan terima kasih.

Judul : Lo Tong (Berperang ke Utara)
Penulis : Wahyu Wibisana
Penerbit : PT Suara Harapan Bangsa
Terbit : Februari 2015
Kondisi : Baru (segel)
Ukuran : 14 x 21 cm (soft cover)

Harga Normal Rp 40.000
Harga Diskon Rp 35.000,-

Pemesanan:
sms/wa : 0821 1261 1294
Pin BB 74F310BB

Monday, 9 February 2015

See Siang Kie (Kisah Kamar Barat)

SEE SIANG KIE  (Kisah Kamar Barat)
  See Siang Kie atau Kisah Kamar Barat ini merupakan salah satu cerita pendek (Chuan Chi) yang sangat terkenal di kalangan pencinta sastera Tiongkok. Ada banyak versi yang beredar namun kisah yang digarap Wang Shi-Fu, sasterawan yang hidup di zaman Goan (Manchu) yang paling banyak dikutip orang terutama dalam bentuk drama.
 Kisah ini menceritakan bagaimana perjuangan seorang pelajar miskin bernama Thio Kun Swie dalam upaya menarik hati seorang gadis yang berasal dari keluarga bangsawan. Namun malang, orang tua sang gadis kurang menyukai pemuda miskin itu.
 Suatu ketika, sekelompok pemberontak mengepung kelenteng tempat Kun Swie bersama gadis pujaannya menginap. Para pemberontak itu bahkan meminta gadis pujaannya untuk dijadikan isteri. Ibu si gadis bingung dan membuat sayembara bahwa barang siapa berhasil mengusir para pemberontak dari tempat itu, maka ia akan dinikahkan dengan puterinya.
 Atas bantuan saudara angkatnya yang menjadi jenderal perang, Thio Kun Swie pun berhasil menghalau para pemberontak itu. Namun ternyata ibu si gadis ingkar janji dan si pemuda kecewa. Berbagai cara ditempuh si pemuda untuk meraih cintanya. Salah satunya dengan meminta bantuan pada pelayan si gadis. Bak gayung bersambut, si gadis akhirnya dapat terpikat dan benar-benar jatuh cinta padanya walau sang ibu menentang.
Mampukah si pemuda meraih impiannya mempersunting si gadis? Apakah hati sang ibu bisa diluluhkan oleh Thio Kun Swie.

Harga Rp 15.000,- (normal Rp 18.000)

Judul : See Siang Kie (Kisah Kamar Barat)
Penulis : Wang Shi-Fu
Penerbit : PT Suara Harapan Bangsa
Kondisi : Baru (segel)

Pemesanan:
SMS/WA : 0821 1261 1294
Pin BB : 74F310BB
Line : iraniska_gulo

Pengiriman:
JNE (Reguler-Oke)

Thursday, 5 February 2015

Perjuangan Seorang Ahli Perang dari Negeri Cee "Sun Bang Yang Gie"

Sun Bang Yan Gie
   Kisah Sun Bang Yan Gie adalah "kisah sempalan" dari kisah klasik Tiongkok bertajuk Tong Ciu Liat Kok yang sangat termasyur. Buku ini menceritakan tentang perjuangan seorang ahli perang dari Negeri Cee bernama Sun Pin. Tokoh ini disebut-sebut sebagai ahli perang yang kemampuannya tak kalah dengan tokoh perang kenamaan Tiongkok Sun Tzu. Bahkan Sun Pin juga menulis buku strategi perang yang mirip dengan pendahuluannya itu. Dia diperkirakan hidup di tahun 400-300SM.
 Namun dalam rangka meraih gelarnya sebagai ahli perang nomor wahid, perjalanan karir Sun Pin juga tak mudah. Karena dia harus beberapa kali "dikhianati" oleh saudara seperguruannya yang bernama Bang Koan. Bahkan karena kekejian Bang Koan, Sun Pin harus rela kehilangan urat kakinya yang menyebabkan dia harus berada di kursi roda sepanjang hidupnya. Perseteruan inilah yang membuat permusuhan di antara kedua saudara seperguruan ini harus dibawa sampai mati.
 Sebagai sebuah cerita berlatar belakang sejarah, kisah ini sangat menarik untuk di baca. Karena seperti juga kisah dari Negeri Tiongkok lainnya, kisah ini penuh intrik dan sarat akan siasat-siasat yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Judul : Sun Bang Yan Gie
Penerbit : PT Suara Harapan Bangsa
Kondisi : Baru (segel)
Stok : 10

Harga Normal Rp 85.000,-
Harga Diskon Rp 70.000,-
Belum termasuk ongkos kirim


Pemesanan:
SMS/WA : 0821 1261 1294
PIN BB : 74F310BB

Wednesday, 4 February 2015

Pembunuhan di Bawah Lonceng Cina



Kisah "Pembunuhan Di Bawah Lonceng Cina" ini berawal ketika Hakim Dee ditugaskan di kawasan Poo-yang. Dalam kesan awal terhadap kota ini, Hakim Dee "mencium" adanaya hal aneh. Namun herannya, masyarakat seperti menyembunyikannya dari tangan aparat. Sebuah kasus pembunuhan disertai pemerkosaan yang dianggap hampir rampung, malah menguak tabir kejahatan terselubung di kota itu. Beberapa bukti baru, dikumpulkan untuk menguak kasus ini. Belum rampung dengan kasus pembunuhan tadi, beberapa pembantu sang hakim malah mencurigai keberadaan sebuah vihara di sana sebagai salah satu sarang kejahatan.

Harga  Rp 45.000

Judul : Pembunuhan di Bawah Lonceng Cina
Penulis : Robert Van Gulik
Penerbit : PT Suara Harapan Bangsa
Kondisi : Baru (segel)

Pemesanan:
SMS/WA : 0821 1261 1294
pin bb : 5D85EE14

Pengiriman:
JNE (Reguler-Oke)

Mutiara Kaisar


  Kisah seorang dewi agung di sebuah hutan misteri Tai-yuan sudah sangat tersohor. Di awal-awal keberadaannya, masyarakat mengadakan lomba perahu naga berikut mempersembahkan seorang pria untuk menyenangkan hati sang dewi.
  Saat menduduki posisi barunya sebagai kepala daerah Tai-yuan, Hakim Dee pun merasakan gegap gempita perayaan itu. Hanya saja ritual pemberian "korban" bagi sang dewi sudah tidak diadakan lagi. Ketika pesta rakyat itu berlangsung, Tong Mai, seorang peserta lomba yang juga seorang ahli dalam bidang  benda bersejarah terbunuh. Masyarakat menyakini bahwa dia "korban" yang diminta sang dewi.

Judul : Mutiara Kaisar
Penulis : Robert Van Gulik
Penerbit : PT Suara Harapan Bangsa
Kondisi : Baru (segel)
Harga  Rp 45.000

Pemesanan:
SMS/WA : 0821 1261 1294
pin bb : 5D85EE14

Pengiriman:
JNE (Reguler-Oke)